|
|||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||
|
<< Mulai < Prev 1 2 3 4 Next > End >> |
|||||||||||||||||||||||||||||||
![]() |
|
|||||||||||||||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||||||||||||||
|
<< Mulai < Prev 1 2 3 4 Next > End >> |
|||||||||||||||||||||||||||||||
![]() |
REGISTER_ONLY






![]() | Hari Ini | 34 |
![]() | Kemarin | 97 |
![]() | Minggu Ini | 224 |
![]() | Bulan Ini | 801 |
| Hukum “Pedekate” dengan Facebook dan Alat Komunikasi Lainnya |
Berikut ini adalah salah satu hasil bahtsul masail diniyyah atau pembahasan masalah keagamaan oleh Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) se-Jawa Timur di Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadiat Lirboyo Kediri 20-21 Mei 2009 lalu. Beberapa media massa sempat memberitakan bahwa forum ini mengharamkan Facebook, sebuah jaringan komunikasi dunia maya. Ternyata tidak sesederhana itu. ***(Teks Arab tidak disertakan. Redaksi) |
| Read more text |